Cinta
Cinta kepada manusia tidak ada yang abadi, yang abadi hanyalah
cinta kepada yang kekal yaitu Allah
Lalu bagaimana dengan cinta setelah menikah?
Sekali lagi tidak ada cinta yang abadi. Hanya bisa bertahan
karena ada komitmen.
Luka itu kurawat sendiri.
Dan demi masa, kuyakin waktu itu akan mengobati luka hatiku.
bukan karena aku lelaki
sehingga aku tak menangis tapi kuyakin
bunga tidak hanya sekuntum. Meski dunia kiamat kuyakin, dia bukanlah
ratu terakhir untukku.
Ku yakin ceriat cinta ku itu tidak akan dapat membocorkan kantung air mataku.
Tidak ada hubungan yang murni sahabat
antara seorang pria dan wanita.
Pasti ada simpati dengan kadar yang bergradasi
Lalu dengan apa kita meluruskan pikiran kita tentang cinta?
Atur posisi dan garis jiwa itu secara benar,
dan hilangkan semua kecendrungan jiwa yang salah atau jiwa yang false.
Mainkan nada liriknya atau berikan,
dan tentukan arah dan kecendrungan jiwa secara benar.
Sekarang dengarkan simfoni jiwa yang mengalun dengan perilaku sikap keseharian.
4 Tanda orang yang mengenal Allah :
“Tanda-tanda orang yang mengenal Allah itu ada 4 macam.
Pertama, hatinya selalu berada diantara rasa takut dan harap.
Lidahnya selalu memuja dan memuji Allah.
Ketiga, matanya selalu tertunduk malu adn basah karena tangisan.
Keempat, Keinginannya senatiasa antara meninggalkan (kemewahan dunia)
dan mencari ridha (Allah)
(ustman bin affan radiyallahu ‘anh)






Leave a Reply